Direksia.com — Persija Jakarta tampil perkasa saat bertandang ke markas PSIM Yogyakarta dalam lanjutan pekan keempat Super League 2026/2027. Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu, 10 Oktober 2026, Macan Kemayoran sukses membungkam tuan rumah dengan skor telak 4-0.
Kemenangan tersebut diraih setelah pertandingan berlangsung ketat pada babak pertama. Persija baru mampu memecah kebuntuan pada babak kedua, sebelum melancarkan rentetan gol yang membuat pertahanan PSIM kesulitan mengimbangi tekanan tim ibu kota.
Empat gol Persija dicetak oleh Alexander Thomas Jeremejeff, Stjepan Loncar yang mencetak dua gol, serta Kwon Chang-hoon. Hasil ini menjaga rekor kemenangan Persija pada awal musim sekaligus membawa mereka mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan.
Babak Pertama Berakhir Tanpa Gol
Pertandingan yang dimulai pukul 15.30 WIB itu berlangsung dengan tempo cukup tinggi. Persija berusaha mengambil inisiatif serangan, sedangkan PSIM mencoba memanfaatkan peluang melalui serangan balik dan pergerakan pemain depan.
Kedua tim sama-sama memiliki kesempatan untuk membuka keunggulan, tetapi penyelesaian akhir belum menghasilkan gol. Pertahanan PSIM mampu meredam sejumlah serangan Persija, sementara upaya tuan rumah juga belum berhasil menembus lini belakang tim tamu.
PSIM sempat memberikan perlawanan melalui sejumlah peluang, tetapi kiper Persija Nadeo Argawinata tampil cukup sigap menjaga gawangnya. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor tetap 0-0.
Hasil imbang tanpa gol tersebut membuat pertandingan masih terbuka bagi kedua tim. Persija membutuhkan peningkatan efektivitas serangan untuk mengamankan kemenangan, sedangkan PSIM berusaha mempertahankan kedisiplinan pertahanan.
Gol Jeremejeff Membuka Pesta Persija
Memasuki babak kedua, Persija meningkatkan intensitas serangan. Sempat terjadi momen ketika Arlyansyah Abdulmanan mencetak gol, tetapi gol tersebut dianulir setelah pemeriksaan VAR karena posisi offside.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-77. Alexander Thomas Jeremejeff memanfaatkan bola di area berbahaya dan berhasil menaklukkan pertahanan PSIM untuk membawa Persija unggul 1-0.
Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan. Persija semakin percaya diri menekan pertahanan tuan rumah, sementara PSIM harus berupaya mengejar ketertinggalan dan membuka ruang yang dapat dimanfaatkan lawan.
Empat menit kemudian, Stjepan Loncar menggandakan keunggulan Persija menjadi 2-0. Gol itu membuat tekanan terhadap PSIM semakin besar karena waktu pertandingan terus berkurang.
Kwon Chang-hoon dan Loncar Lengkapi Kemenangan
Persija belum berhenti menyerang setelah unggul dua gol. Pada menit ke-87, Kwon Chang-hoon mencetak gol ketiga setelah memanfaatkan peluang dari skema serangan Persija. Skor berubah menjadi 3-0 dan semakin menegaskan dominasi tim tamu pada babak kedua.
Pada masa tambahan waktu, Loncar kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol keduanya dalam pertandingan tersebut memastikan Persija menang 4-0 atas PSIM.
Rentetan gol pada penghujung pertandingan memperlihatkan perbedaan efektivitas kedua tim. PSIM mampu memberikan perlawanan pada awal laga, tetapi gagal mempertahankan konsentrasi ketika Persija mulai menemukan celah di lini pertahanan.
Kemenangan tanpa kebobolan ini menjadi hasil penting bagi Persija, baik dari sisi produktivitas gol maupun kepercayaan diri tim dalam menghadapi pertandingan berikutnya.
Persija Puncaki Klasemen Sementara
Tambahan tiga poin membawa Persija mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan Super League 2026/2027. Hasil tersebut menempatkan Macan Kemayoran di puncak klasemen sementara berdasarkan laporan setelah pertandingan.
Sebaliknya, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi PSIM Yogyakarta. Tim berjuluk Laskar Mataram itu perlu mengevaluasi efektivitas serangan dan konsistensi pertahanan, terutama ketika menghadapi tekanan intensif pada babak kedua.
Bagi Persija, kemenangan 4-0 menjadi modal berharga untuk mempertahankan tren positif pada awal musim. Namun, persaingan liga masih panjang sehingga konsistensi permainan dan kemampuan menjaga kebugaran pemain akan menjadi faktor penting dalam pertandingan selanjutnya.
Hasil PSIM vs Persija ini sekaligus menegaskan bahwa ketajaman pada babak kedua dapat menjadi pembeda dalam pertandingan yang awalnya berlangsung seimbang. Macan Kemayoran pulang dari Bantul dengan tiga poin penuh dan tambahan kepercayaan diri untuk melanjutkan persaingan di Super League musim ini.
Sumber berita: Kompas, Media Indonesia, ILeague
