Direksia.com — Persebaya Surabaya meraih tiga poin penting setelah mengalahkan Isenmulang Kalteng FC dengan skor tipis 1-0 pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027. Pertandingan yang berlangsung di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Jumat (9/10/2026), ditentukan melalui gol penalti Alex Ferreira pada penghujung babak pertama.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi skuad berjuluk Bajul Ijo untuk menjaga konsistensi pada awal kompetisi. Di sisi lain, Isenmulang Kalteng FC harus kembali menelan hasil negatif setelah gagal memanfaatkan sejumlah peluang untuk menyamakan kedudukan.
Gol Diego Ramalho Dianulir Wasit
Persebaya langsung berusaha mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Tim asal Surabaya itu beberapa kali mencoba menembus pertahanan Isenmulang melalui kombinasi permainan dan pergerakan pemain di lini depan.
Peluang penting sempat hadir pada menit ke-11 ketika Diego Ramalho berhasil membobol gawang Isenmulang. Namun, kegembiraan Persebaya tidak berlangsung lama karena wasit menganulir gol tersebut setelah Ramalho dinilai berada dalam posisi offside.
Setelah gol itu dianulir, Persebaya tetap menjaga tekanan. Isenmulang berusaha meredam serangan lawan sekaligus mencari kesempatan untuk membangun serangan balik. Kedua tim saling berupaya menciptakan peluang, tetapi belum mampu mengubah skor hingga mendekati akhir babak pertama.
Momentum penentu kemudian datang ketika Persebaya mendapatkan hadiah penalti setelah salah satu pemainnya dilanggar di dalam kotak terlarang. Alex Ferreira dipercaya menjadi eksekutor dan sukses menjalankan tugasnya pada masa tambahan waktu babak pertama.
Gol tersebut membawa Persebaya unggul 1-0 hingga turun minum.
Isenmulang Berusaha Mengejar Ketertinggalan
Memasuki babak kedua, Persebaya kembali mengambil inisiatif untuk menambah keunggulan. Sementara itu, Isenmulang berusaha meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan di hadapan lawannya.
Pertandingan berlangsung dengan upaya saling menyerang. Persebaya berusaha mempertahankan keunggulan, sedangkan Isenmulang mencari celah untuk menembus pertahanan Bajul Ijo.
Meski kedua tim terus berupaya menciptakan peluang, tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Persebaya.
Hasil ini menunjukkan pentingnya efektivitas dalam memanfaatkan peluang. Persebaya mampu mengubah kesempatan dari titik penalti menjadi gol penentu, sementara Isenmulang belum berhasil memaksimalkan peluang yang dimiliki sepanjang pertandingan.
Pertandingan Dipindahkan akibat Kabut Asap
Laga ini sejatinya merupakan pertandingan kandang Isenmulang Kalteng FC. Namun, pertandingan tidak dapat digelar di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, karena kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah tersebut.
Demi menjaga kesehatan dan keselamatan pemain serta pihak terkait, pertandingan dipindahkan ke Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung. Laga juga berlangsung tanpa penonton.
Pemindahan lokasi menjadi tantangan tersendiri bagi Isenmulang yang kehilangan kesempatan tampil di hadapan pendukungnya sendiri. Meski demikian, kedua tim tetap harus menjalani pertandingan sesuai jadwal kompetisi.
Persebaya Jaga Momentum, Isenmulang Perlu Berbenah
Tambahan tiga poin memberikan dorongan bagi Persebaya untuk melanjutkan persaingan di BRI Super League musim 2026/2027. Konsistensi permainan dan kemampuan memanfaatkan peluang akan menjadi faktor penting bagi tim dalam menghadapi pertandingan selanjutnya.
Bagi Isenmulang Kalteng FC, hasil ini menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki organisasi pertahanan dan efektivitas serangan. Tim perlu segera bangkit agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan awal musim.
Kemenangan 1-0 ini sekaligus menegaskan bahwa satu peluang yang dimanfaatkan dengan baik dapat menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat. Persebaya pun membawa pulang hasil maksimal dari Bandar Lampung, sedangkan Isenmulang harus segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya.
(Direksia)
Sumber: iLeague, Mediaindonesia
